Cerita Sex Kenikmatan Mbak Hana | Berani Bugil
VIMAX VIMAX Agen Capsa
Bandar Q

Cerita Sex Kenikmatan Mbak Hana

VIMAX Bandar Capsa

Situs yang menyediakan cerita dewasa dan foto hot secara gratis dan selalu update : Cerita Sex | Cerita Dewasa Terbaru | Cerita Ngentot | Cerita Mesum | Cerita ABG | Cerita Porn | Cerita Seks Dewasa – Kenikmatan Mbak Hana. Aku membuka pintu kamar mbak hana karena kamarnya juga gak pernah dikunci aku melihat mbak Hana sedang tidur dengan posisi yang mengankang, aku jika melihat selakangan mbak Hana yang mulus selalu terangsang , belahan vagina dan clitoris yang menegakkan batang kemaluanku. Aku kemudian memberanikan untuk mengusap paha dan vaginya.

Cerita Sex Kenikmatan Mbak Hana

cerita sex pembantu nakal, cerita ml pembantu, cerita ngentot pembantu, cerita nakal pembantu, cerita pembantu muda, cerita pembantu rumah tangga, cerita pembantu dientot, cerita pembantu ganjen, cerita pembantu sange

Sekali kali aku sisipin jari tengah aku tepat ditengah vaginanya dan aku gesek gesekan hingga terkadang menyentuh klitorisnya. Desahan demi desahan akhirnya menyadarkan mbak Hana dari tidurnya yang lelap.

“mmmm….sssshh…..oooohh, Donn… kok gak bangun mbak sih. Padahal mbak dari tadi tungguin kamu, sampai mbak ketiduran.” Ucap mbak Hana sama aku setelah sadar bahwa vaginanya disodok sodok jari nakal aku. Tapi mbak Hana gak mau kalah, tanpa diminta mbak Hana tahu apa yang aku paling suka.
Dengan sigap dia menurunkan celana pendek serta celana dalam gue hingga dengkul, karena kejantanan aku sudah mengeras dan menegang dari tadi.

Mbak Hana langsung mengenggam batang kejantanan aku yang paling ia kagumi semenjak kejahana waktu itu.

Dijilat jilat dengan sangat lembut kepala kejantanan aku, seakan memanjakan kejantanan aku yang nantinya akan memberikan kenikmatan yang sebentar lagi ia rasakan. Tak sesenti pun kejantanan aku yang gak tersapu oleh lidahnya yang mahir itu.

Dikemut kemut kantong pelir aku dengan gemasnya yang terkadang menimbulkan bunyi bunyi “plok.. plok”. Mbak Hana pun gak sungkan sungkan menjilat lubang dubur aku. Kenikmatan yang mbak Hana berikan sangat diluar perkiraan aku malam itu.

“Mbak….uuuh. enak banget mbak. Trus mbak nikmatin kont*l saya mbak.” Guyam aku yang udah dilanda kenikmatan yang sekarang menjalar.

Semakin ganas mbak Hana menghisap kont*l aku yang masuk keluar mulutnya, ke kanan kiri sisi mulutnya yang mengesek susunan giginya. Kenikmatan yang terasa sangat gak bisa aku ceritain, ngilu. Hingga akhirnya pangkal unjung kont*l aku terasa ingin keluar.

“Mbak… Donny mau keluar nih…” sambil aku tahan kont*l aku didalam mulutnya, akhirnya aku muncratin semua sperma didalam mulut mungil mbak Hana yang berbibir tipis itu.

“Croot… croot… Ohhh… nikmat banget mbak mulut mbak ini, gak kalah sama mem*k mbak Hana. Namun kali ini mbak Hana tanpa ada penolakan, menerima muncratan sperma aku didalam mulutnya. Menelan habis sperma yang ada didalam mulutnya hingga tak tersisa. Membersihkan sisa sperma yang meleleh dari lubang kencing aku.

Tak tersisa setetespun sperma yang menempel di batang kont*l aku. Bagaikan wanita yang kehausan di tengah padang gurun sahara, mbak Hana menyapu seluruh batang kont*l aku yang teralirkan sperma yang sempat meleleh keluar dari lubang kencing aku.

Lalu dengan lemas aku menindih tubuhnya dan berguling ke sisinya. Merebahkan tubuh aku yang sudah lunglai itu dalam kenikmatan yang baru tadi gue rasakan.

“Donn… mem*k mbak blom dapet jatah… mbak masih pengen nih, nikmatin sodokan punya kamu yang berurat panjang besar membengkak itu menyanggah di dalam mem*k mbak….” pinta mbak Hana sambil memelas. Mengharapkan agar aku mau memberikannya kenikmatan yang pernah ia rasakan sebelumnya.

“Tenang aja mbak… mbak pasti dapat kenikmatan yang lebih dari pada sebelumnya, karena punya saya lagi lemes, jadi sekarang mbak isep lagi. Terserak mbak pokoknya bikin adik saya yang perkasa ini bangun kembali. Oke.”

Tanpa kembali menjawab perintah aku. Dengan cekatan layaknya budak seks. Mbak Hana menambil posisi kepalanya tepat di atas kont*l aku, kembali mbak Hana menghisap hisap. Berharap keperkasaan aku bangun kembali. Segala upaya ia lakukan, tak luput juga rambut halus yang tumbuh mengelilingi batang kont*l aku itu dia hisap hingga basah lembab oleh air ludahnya.

Memang aku akuin kemahiran pembantu aku yang satu ini hebat sekali dalam memanjakan kont*l aku didalam mulutnya yang seksi ini. Alhasil kejantanan aku kembali mencuat dan mengeras untuk siap bertempur kembali.

Lalu aku juga gak mau lama lama seperti ini. Aku juga mau merasakan kembali kont*l aku ini menerobos masuk ke dalam mem*knya yang montok gemuk itu. Mengaduk ngaduk isi mem*knya.

Aku memberi aba aba untuk memulai ke tahap yang mbak Hana paling suka. Dengan posisi women on top, mbak Hana mengenggam batang kont*l gue. Menuntun menyentuh mem*knya yang dari setadi sudah basah.

Kont*l aku di gesek gesek terlebih dahulu di bibir permukaan mem*knya. Menyentuh, mengesek dan membelah bibir mem*knya yang mengemaskan. Perlahan kont*l aku menerobos bibir mem*knya yang montok itu. Perlahan lahan kont*l aku seluruhnya terbenam didalam liang kenikmatannya.

Goyangan pinggulnya mbak hana membuat aku nikmat banget. Semakin lama semakin membara pinggul yang dihiasi bongkahan pantat semok itu bergoyang mempermainkan kont*l aku yang terbenam didalam mem*knya.

“uh… Donn. Punya kamu perkasa banget sih. Nikmat banget….” dengan mimik muka yang merem melek menikmati hujaman kont*l aku ke dalam liang senggamanya.

“mem*k mbak Hana juga gak kalah enaknya. Bisa pijit pijit punya saya… mem*k mbak di apain sih… kok enak banget.”

“Ih… mau tahu aja. Gak penting diapain. Yang penting kenikmatan yang diberikan sama mem*k mbak sama kamu Donn….” sahut mbak Hana sambil mencubit pentil tetek aku.

“Donn… ooohh…. Donn…. mbak mmmmauu kluuuuaaarr… ooohh.” Ujar mbak Hana sambil mendahakkan kepalanya ke atas, berteriak karena mencapai puncak dari kenikmatannya. Dengan lunglai mbak Hana ambruk merebahkan tubunya yang telanjang tepat di atas badan aku.

Untung saja posisi kamar mbak Hana jauh dari kamar kamar saudara dan ortu aku. Takutnya teriakan tadi membangunkan mereka dan menangkap basah persetubuhan antara pembantu dengan anak majikannya. Gak kebayang deh jadinya kayak apa.

Lalu karena aku belum mencapai kenikmatan ini, maka dengan menyuruh mbak Hana mengangkatkan pantatnya sedikit tanpa harus mengeluarkan batang kont*l aku dari dalam liang kenikmatannya.

Masih dengan posisi women on top. Kembali kini gue yang menyodok nyodok mem*knya dengan bringas. Sekarang aku gak perduli suara yang keluar dari mulut mbak Hana dalam setiap sodokan demi sodokan yang aku hantam kedalam mem*knya itu.

“Donn…. kamu kuat banget Donn… aaah… uuuhhh… ssshhhh…. ooohhh…” erangan demi erangan keluar silih berganti bersama dengan keringat yang semakin mengucur di sekujur badan aku dan mbak Hana.

“Truuuus… Donn… sodok trusss mem*k mbak Doooonn. Jangan perduliin hantam truuuss.” Erangan mbak Hana yang memerintah semakin membuat darah muda aku semakin panas membara. Sekaligus semakin membuat aku terangsang.

“Suka saya ent*t yah mbak… kont*l saya enak’kan… hhmmm.” Tanya aku memancing birahinya untuk semakin meningkat lagi.

“hhhhhmmmm… suka….sssshhh… banget Donn. Suka banget.” Kembali erangannya yang tertahan itu terdengar bersama dengan nafasnya yang menderu dera karena nafsu birahinya kembali memuncak.
“Bilang kalau mbak Hana adalah budak seks Donny.” Perintah aku.

“Mbak budak seks kamu Donn, mbak rela meskipun kamu perkosa waktu itu…. Ohhhh… nikmatnya kont*l kamu ini Donn.”

Semakin kencang kont*l aku ent*tin mem*knya mbak Hana. Mungkin seusai pertempuran ranjang ini mem*knya mbak Hana lecet lecet karena sodokan kont*l aku yang tak henti hentinya memberikan ruang untuk istirahat.

Merasa sebentar lagi akan keluar, maka aku balikkan posisi tubuh mbak Hana dibawah tanpa harus mengeluarkan kont*l yang sudah tertanam rapi didalam mem*knya. Aku peluk dia trus aku balikin tubuhnya kembali ke posisi normal orang melakukan hubungan badan.

Aku buka lebar lebar selangkangan mbak Hana dan kembali memompa mem*k mbak Hana. Terdengar suara suara yang terjadi karena beradunya dua kelamin berlainan jenis. “plok… plok…” semakin kencang terdengar dan semakin cepat daya sodokan yang aku hantam ke dalam liang vaginanya.

Terasa sekali bila dalam posisi seperti ini, kont*l aku seperti menyentuh hingga rahimnya. Setiap di ujung hujangan yang aku berikan. Maka erangan mbak Hana yang tertahan itu mengeras.

Sampai saatnya terasa kembali denyut denyutan yang semula aku rasakan, namun kali ini denyut itu semakin hebat. Seakan telah di ujung helm surga aku. Aku tahan gak mau permainan ini cepat cepat usai. Setiap mau mencapai puncaknya. Aku pendam dalam dalam kont*l aku di dalam lubang senggamanya mbak Hana.

Tiba tiba rasa nikmat ini semakin…. ooohhh….ssshhhh…

Cerita Dewasa / Cerita Sex / Cerita ABANG / Cerita Dewasa Hot / Cerita Dewasa SMA / Cerita Ngentot / Kumpulan Cerita Dewasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*