Cerita Sex Hasrat dan Nafsu Tante Ratna | Berani Bugil
VIMAX VIMAX

Cerita Sex Hasrat dan Nafsu Tante Ratna

VIMAX

Situs yang menyEkoakan cerita dewasa dan foto hot secara gratis dan selalu update : Cerita Sex | Cerita Dewasa Terbaru | Cerita Ngentot | Cerita Mesum | Cerita ABG | Cerita Porn | Cerita Seks Dewasa – Hasrat dan Nafsu Tante Ratna. Aku mendapat pengalaman seks dimana keperjakaan yang aku jaga hilang karena tante girang dimana aku saat itu masih kelas 3 SMP dimana tante yang mencoba penisku itu temannya mamaku, yang sering maen kerumahku, awalnya aku tak mau karena hasrat dan nafsu tante menggebu gebu jadi akhirnya aku nurut aja perintah tante Ratna .

Cerita Dewasa Hasrat dan Nafsu Tante Ratna

cerita sex tante, cerita hot tante, cerita tante hot, cerita hot tante tante, kumpulan cerita tante hot, cerita x tante, cerita tante tante hot, cerita sesk tante, cerita hot tante montok, cerita hot tante muda, kumpulan cerita hot tante, cerita tante haus, cerita ml tante tante, cerita hot tante cantik

Ukuran Kontolku kira-kira 13 cm dan diameter 4 cm. Karena emang saat itu aku masih kecil . Tapi saat ngentot dengan tante Ratna, tante Ratna aku bikin kelojotan dan belingsatan melayani kontolku. Sungguh pengalaman seks yang mendebarkan bersama tante Ratna. Simak aja ceritanya

Tante Ratna ini tinggal dekat rumah aku, hanya beda 5 rumah lah, nah tante Ratna ini cukup deket sama keluarga Aku meskipun enggak ada hubungan saudara. Dan dapat dipastikan kalau sore biasanya banyak ibu-ibu suka ngumpul di rumah Aku buat sekedar ngobrol bahkan suka ngomongin suaminya sendiri. Nah tante Ratna ini lah yang bikin Aku cepet gede ( maklum lah anak masih puber kan biasanya suka yang cepet-cepat).

Biasanya tante Ratna kalau ke rumah Aku selalu memakai daster atahu kadang-kadang celana pendek yang bikin Aku ser…ser…ser…Biasanya kalau sudah sore tuh ibu-ibu suka ngumpul di ruang tv dan biasa juga Aku pura-pura nonton tv saja sambil lirak lirik. Tante Ratna ini entah sengsaja atahu engenggak Aku juga enggak tahu yah.

Dia sering kalau duduk itu tuh ngangkang, kadang pahanya kebuka dikit bikin Aku ser..ser lagi deh hmmm. Apa keasyikan ngobrolnya apa emang sengsaja Aku juga enggak bisa ngerti, tapi yang pasti sih Aku kadang puas banget sampai-sampai kebayang kalau lagi tidur.

Kadang kalau sedang ngerumpi sampai ketawa sampai lupa kalau duduk nya tante Ratna ngangkang sampai-sampai celana dalemnya keliatan ( wuih Aku suka banget nih ). pernah Aku hampir ketahuan pas lagi ngelirik wah rasanya ada perasaan takut malu sampai-sampai Aku enggak bisa ngomong sampai panas dingin tapi tante Ratna malah diam saja malah dia tambahin lagi deh gaya duduknya.

Nah dari situ Aku sudah mulai suka sama tuh tante yang satu itu. Setiap hari pasti Aku melihat yang namanya paha sama celana dalem tuh tante.Pernah juga Aku waktu jalan-jalan bareng ibu-ibu ke puncak nginep di villa.

Ibu-ibu hanya bawa anaknya, nah kebetulan mami Aku ngsajak Aku pasti tante Ratna pula ikut wah asyik juga nih pikir ku. Waktu hari ke-2 malam-malam sekitar jam 8-9 mereka ngobrol di luar deket taman sambil bakar jagung.

TRatnaata mereka cerita hantu ih dasar ibu-ibu masih juga kaya anak kecil ceritanya yang serem-serem pas waktu itu tante Ratna mau ke WC tapi dia takut . Tentu saja tante Ratna di ketawain sama gangnya karena enggak berani ke wc sendiri karena di villa enggak ada orang jadinya takut sampai-sampai dia mau kencing di deket pojokan taman. Lalu tante Ratna menarik tangan Aku minta ditemenin ke wc, yah Aku sih mau saja.

Pergilah Aku ke dalam villa sama tante Ratna , sesampainya Aku di dalam villa Aku nunggu di luar wc eh malah tante Ratnan ngsajak masuk nemenin dia soalnya katanya dia takut

“Lex temenin tante yah tunggu di sini saja buka saja pintu nya enggak usah di tutup tante takut nih ” kata tante Ratna sambil mulai jongkok .

Dia mulai menurunkan celana pendeknya sebatas betis dan juga celana dalamnya yang berwarna putih ada motif rendanya sebatas lutut juga ” serrr..rr..serr.psstt” kalau enggak salah gitu deh bunyinya.

Jantungku sampai deg-degan waktu liat tante Ratna kencing dalem hati Aku kalau saja tante Ratna boleh ngasih liat terus boleh memegangnya hmmmm. sampai-sampai Aku bengong ngliat tante Ratna.

“Heh kenapa kamu lex kok diam gitu awas nanti ke sambet” kata tante Ratna

“Ah enggak apa-apa tante ” jawabku

“Pasti kamu lagi mikir yang enggak-enggak yah, kok melihat nya ke bawah terus sih ” tanya tante Ratna.

” Enggak kok tante, aku hanya belum pernah liat cewek kencing dan kaya apa sih bentuk itunya cewek ?
” tanyaku.

Tante Ratna cebok dan bangun tanpa menaikkan celana sama cdnya

“Kamu mau liat lex ? nih tante kasih liat tapi jangan bilang-bilang yah nanti tante enggak enak sama mama kau ” kata tante Ratna

Aku hanya mengangguk mengiyakan saja. Lalu tanganku dipegang ke arah vaginanya. Aku tambah deg deg an sampai panas dingin karena baru kali ini Aku megang sama melihat yang namanya vagina. Tante Ratna membiarkan Aku memegang-megang vaginanya

“Sudah yah lex nanti enggak enak sama ibu-ibu yang lain kirain kita ngapain lagi ”

“Iyah tante ” jawab ku, Lalu tante Ratna menaikan celana dalam juga celana pendeknya terus kita gabung lagi sama ibu-ibu yang lain.

Esoknya aku masih belum bisa melupakan hal semalam sampai sampai aku panas dingin. Hari ini semua pengen pergi jalan-jalan dari pagi sampai sore buat belanja oleh-oleh rekreasi. Tapi aku enggak ikut karena badan ku enggak enak

” Lex kamu enggak ikut ? ” tanya mamiku,” Enggak yah mam aku enggak enak badn nih tapi aku minta di bawain kue mochi saja yah mah ” kataku ” Yah sudah istirahat yah jangan main-main lagi ” kata mami

” Ratna kamu maukan tolong jagain si alex nih yah nanti kalau kamu ada pesenan yang mau di beli biar sini aku beliin ” kata mami pada tante Ratna ” Iya deh kak aku jagain si alex tapi beliin aku tales sama sayuran yah aku mau bawa itu buat pulang besok ” kata tante Ratna.

Akhirnya mereka semua pergi, hanya tinggal aku dan tante Ratna berdua saja di villa , tante Ratna baik juga sampai-sampai aku di bikinin bubur buat sarapan, jam menunjukan pukul 9 pagi waktu itu

” Kamu sakit apa sih lex ? kok lemes gitu ? ” tanya tante Ratna sambil nyuapin aku dengan bubur ayam buatanNya

” Enggak tahu nih tante kepala ku jug pusing sama panas dingin saja nih yang di rasa ” kataku.

Tante Ratna begitu perhatian padaku maklumlah di usia perkimpoiannya yang sudah 5 tahun dia belum dikaruniai seorang buah hati pun.

” Kepala yang mana lex atas apa yang bawah ?” kelakar tante Ratna padaku.

Aku pun bingung ” Memangya kepala yang bawah ada tante ? kan kepala kita hanya satu jawabku polos, Itu tuh yang itu yang kamu sering tutupin pake segitiga pengaman ” kata tante Ratna sambil memegang si kecilku

” Ah tante bisa saja ” kataku ” Eh jangan2 kamu sakit gara-gara semalam yah ” aku hanya diam saja.

Selesai sarapan badanku dibasuh air hangat oleh tante Ratna, pada waktu dia ingin membuka celanaku, ku bilang

” Tante enggak usah deh tante biar alex saja yang lap, kan malu sama tante ”

” Enggak apa-apa tanggung kok ” kata tante Ratna sambil menurunkan celanaku dan cd ku.

Di lapnya si kecil ku dengan hati-hati , aku hanya diam saja

” Lex mau enggak pusingnya Hilang ? Biar tante obatin yah ”

” Pakai apa tan, aku enggak tahu obatnya ” kataku polos

” Iyah kamu tenang saja yah ” kata tante Ratna

Lalu di genggamnya batang penisku dan dielusnya langsung spontan itu juga penisku berdiri tegak. Dikocoknya pelan-pelan tapi pasti sampai-sampai aku melayang karena baru pertama kali ini merasakan yang seperti ini

” Achh…cchh..” aku hanya mendesah pelan dan tanpa kusadari tanganku memegang vagina tante Ratna yang masih di balut dengan celana pendek dan cd tapi tante Ratna hanya diam saja sambil tertawa kecil terus masih melakukan kocokannya. Sekitar 10 menit kemudian aku merasakan mau kencing

” Tante sudah dulu yah aku mau kencing nih” kataku

” Sudah kencingnya di mulut tante saja yah enggak apa-apa kok ” kata tante Ratna ,

Aku bingung campur heran melihat penisku dikulum dalam mulut tante Ratna karena tante Ratna tahu aku sudah mau keluar dan aku hanya bisa diam karena merasakan enaknya

” Hhgggg….achhh.. tante aku mau kencing nih bener ” kataku sambil meremas vagina tante Ratna yang kurasakan berdenyut-denyut.

Tante Ratnapun langsung menghisap dengan agresifnya dan badan ku pun mengejang keras

” Croott….ser.err.srett ” muncratlah air mani ku dalam mulut tante Ratna, tante Ratna pun langsung menyedot sambil menelan maniku sambil menjilatnya. Dan kurasakan vagina tante Ratna berdenyut kencang sampai-sampai aku merasakan celana tante Ratna lembab dan agak basah

” Enakkan lex pusingnya pasti hilangkan ” kata tante Ratna

” Tapi tante aku minta maaf yah aku enggak enak sama tante nih soalnya tante….”

” Sudah enggak apa-apa kok, oh iya sperma kamu kok kental banget wangi lagi, kamu enggak pernah onani lex ? ”

” Enggak tante ”

Tanpa kusadari tanganku masih memegang vagina tante Ratna

” Loh tangan kamu kenapa kok di situ terus sih ” Aku jadi salah tingkah

” Sudah enggak apa-apa kok tante ngerti “katanya padaku

” Tante boleh enggak alex megang itu tante lagi ” pintaku pada tante Ratna

Tante Ratna pun melepas kan celana pendek nya, kulihat celana dalam tante Ratna basah entah kenapa

” Tante kencing yah ? ” tanya ku

” Enggak ini namanya tante nafsu lex sampai-sampai celana dalam tante basah ” dilepaskannya pula celana dalam tante Ratna dan mengelap vaginanya dengan handukku.

Lalu tante Ratna duduk di sampingku”, Lex pegang nih enggak apa-apa kok sudah tante lap ” katanya, Akupun mulai memegang vagina tante Ratna dengan tangan yang Agak gemetar, tante Ratna hanya ketawa kecil

” Lex kenapa ? biasa saja donk kok gemetar kaya gitu sih ” kata tante Ratna

Dia mulai memegang penisku lagi ” Lex tante mau itu nih ”

” Mau apa tante ”

” Itu tuh ” aku bingung atas permintaan tante Ratna

” Hmm itu tuh punya kamu di masukin ke dalam itunya tante kamu mau kan ?”

” Tapi alex enggak bisa tante caranya ”

” Sudah kamu diam saja biar tante yang sajarin kamu yah ” kata tante Ratna padaku.

Mulailah tangannya mengelus penisku biar bangun kembali tapi aku juga enggak tinggal diam aku coba mengelus-elus vagina tante Ratna yang di tumbuhi bulu halus

” Lex jilatin donk punya tante yah ” katanya

” Tante alex enggak bisa nanti muntah lagi ”

” coba saja lex ” Tante pun langsung mengambil posisi 69 aku di bawah, tante Ratna di atas dan tanpa pikir panjang tante Ratna pun mulai mengulum penisku

” Achhhh ….. hgghhhghhh. tante ”

Aku pun sebenarnya ada rasa geli tapi ketika kucium vagina tante Ratna tidak berbau apa-apa. Aku mau juga menjilatinya kurang lebih baunya vagina tante Ratna seperti wangi daun pandan ( asli Aku juga bingung kok bisa gitu yah ) aku mulai menjilati vagina tante Ratna sambil tanganku melepaskan kaus u can see tante Ratna dan juga melepaskan kaitan bh nya , kini kami sama-sama telanjang bulat ,

Tante Ratna pun masih asyik mengulum penisku yang masih layu kemudian tante Ratna menghentikannya dan berbalik menghadapku langsung mencium bibirku dengan nafas yang penuh nafsu dan menderu

” Kamu tahu enggak mandi kucing lex ” kata tante Ratna.

Aku hanya menggelengkan kepala dan tante Ratna pun langsung menjilati leherku menciuminya sampai-sampai aku menggelinjang hebat , ciumannya berlanjut sampai ke putingku dikulumnya di jilatnya, lalu ke perutku, terus turun ke selangkanganku dan penisku pun mulai bereaksi mengeras.

Dijilatinya paha sebelah dalamku dan aku hanya menggelinjang hebat karena di bagian ini aku tak kuasa menahan rasa geli campur kenikmatan yang begitu dahsyat. Tante Ratna pun langsung menjilati penisku tanpa mengulumnya seperti tadi dia menghisap-hisap bijiku dan juga terus sampai-sampai lubang pantatku pun di jilatinya sampai aku merasakan anusku masuk keluar.

Kulihat payudara tante Ratna mengeras, tante Ratna menjilati sampai ke betisku dan kembali ke bibirku di kulumnya sambil tangannya mengocok penisku, tanganku pun meremas payudara tante Ratna. Entah mengapa aku jadi ingin menjilati vagina tante Ratna, langsung tante Ratna ku baringkan dan aku bangun langsung ku jilati vagina tante Ratna seperti mnjilati es krim

” Achhh….uhh.hhghh.acch lex enak banget terus lex, yang itu isep jilatin lex ” kata tante Ratna sambil menunjuk sesuatu yang menonjol di atas bibir vaginanya.

Aku langsung menjilatinya dan menghisapnya , banyak sekali lendir yang keluar dari vagina tante Ratna tanpa sengaja tertelan olehku

” Lex masukin donk tante enggak tahan nih ”

” Tante gimana caranya ? ”

Tante Ratna pun menyuruhku tidur dan dia jongkok diatas penisku dan langsung menancapkannya ke dalam vaginanya. Tante Ratna naik turun seperti orang naik kuda kadang melakukan gerakan maju mundur. Setengah jam kami bergumul dan tante Ratna pun mengejang hebat

” Lex tante mau keluar nih eghhhh….huhh achh ” kata tante Ratna

Akupun di suruhnya untuk menaik turunkan pantatku dan tak lama kurasakan ada sesuatu yang hangat mengalir dari dalam vagina tante Ratna. Hmm sungguh pengalaman pertamaku dan juga kurasakan vagina tante Ratna mungurut-urut penisku dan juga menyedotnya. Kurasakan tante Ratna sudah orgasme dan permainan kami terhenti sejenak.

Tante Ratna tidak mencabut penisku dan membiarkanya di dalam vaginanya

” Lex nanti kalau mau kencing kaya tadi bilang yah ” pinta tante Ratna padaku

Akupun langsung mengiyakan tanpa mengetahui maksudnya dan tante Ratnapun langsung mengocok penisku dengan vaginanya dengan posisi yang seperti tadi

” Achh … tante enak banget achhhh,….gfggfgfg..” kataku dan tak lama aku pun merasakan hal yang seperti tadi lagi

” Tante alex kayanya mau kencing niih ”

Tante Ratna pun langsung bangun dan mengulum penisku yang masih lengket dengan cairan kewanitaanya, tanpa malu dia menghisapnya dan tak lama menyemburlah cairan maniku untuk yang ke 2 kalinya dan seperti yang pertama tante Ratna pun menelannya dan menghisap ujung kepala penisku untuk menyedot habis maniku dan akupun langsung lemas tapi disertai kenikmatan yang alang kepalang nikmatnya.

Kamipun langsung mandi ke kamar mandi berdua dengan telanjang bulat dan kami melakukannya lagi di kamar mandi dengan posisi tante Ratna menungging di pinggir bak mandi. Aku melakukannya dengan cermat atas arahan tante Ratna yang hebat.

Selasai itu jam pun menunjukan pukul 1 siang langsung makan siang dengan telur dadar buatan tante Ratna, setelah itu kamipun capai sekali sampai-sampai tertidur dengan tante Ratna di sampingku, tapi tanganku kuselipkan di dalam celana dalam tante Ratna.

Kami terbangun pada pukul 3 sore dan sekali lagi kami melakukannya permintaan tante Ratna, tepat jam 4:30 kami menenggakhiri dan kembali mandi, dan rombongan ibu-ibu pun pulang pukul 6 sore.

” Lex kamu sudah baikan ? ” tanya mami ku

” Sudah mam , aku sudah seger n fit nih ” kataku

” Kamu kasih makan apa Ni, si alex sampai-sampai langsung sEhat ” tanya mami sama tante Ratna

” Hanya bubur ayam sama makan siang telur dadar terus ku kasih saja panadol ” kata tante Ratna

Esoknya kamipun pulang ke jakarta dan di mobilpun aku duduk disamping tante Ratna yang semobil denganku. Mami yang menyupir ditemani ibu herman di depan.

Didalam mobilpun aku masih curi-curi memegang barangnya tante Ratna.

Sampai sekarangpun aku masih suka melakukannya dengan tante Ratna bila rumahku kosong atau terkadang ke hotel dengan tante Ratna. Sekali waktu aku pernah mengeluarkan spermaku di dalam sampai 3 kali.

Kini tante Ratna pun sudah dikarunia 2 orang anak yang cantik. Baru kuketahui bahwa suami tante Ratna tRatnaata ejekulasi dini. Kinipun aku bingung akan anak itu. Yah begitulah kisahku sampai sekarang aku tetap menjadi PIL tante Ratna bahkan aku jadi lebih suka dengan wanita yang lebih tua dariku.

Pernah juga aku menemani seorang kenalan tante Ratna yang nasibnya sama seperti tante Ratna mempunyai suami yang ejekulasi dini dan suka daun muda buat obat awet muda, dengan menelan air mani pria muda.

Cerita Dewasa / Cerita Sex / Cerita ABG / Cerita Dewasa Hot / Cerita Dewasa SMA / Cerita Ngentot / Kumpulan Cerita Dewasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*