Cerita Dewasa Pembantu Muda Yang HOT | Berani Bugil
Agen Capsa
Bandar Q
Breaking News
agen bandarq online

Cerita Dewasa Pembantu Muda Yang HOT

VIMAX Bandar Capsa

Situs yang menyediakan cerita dewasa dan foto hot secara gratis dan selalu update :Cerita Sex | Cerita Dewasa Hot | Cerita Ngentot | Cerita ABG | Cerita Syur Panas | Cerita Seks Dewasa – Pembantu Muda Yang Hot. Aku melihat mamah gue kasihan karena 2 bulan ini mamah keteteran dengan perginya pembantu karena sudah tua pembantu rumah tanggaku istrihat mau pulang kampong, mamahku sempat mencari penggantinya karena kesibukan mamah yang extra di luar rumah, suatu hari ada info katanya temannya bapak hansip yang bekerja di komplek perumahan yang aku huni itu punya saudara yang mau dijadika pembantu di rumahku.

Cerita Dewasa Pembantu Muda Yang HOT
Cerita Dewasa Pembantu Muda Yang HOT

Bulan Maret kemarin pembantu itu datang, namanya dina dia mash berumur 26 tahun, dia memperkenalkan dirinya bersamaku dan mamahku, aku melihat body mbak dina itu sungguh luar biasa karena membuat rodalku ngaceng tiba tiba. Apa mungkin aku habis nonton bokep di dlam kamar sehingga aku berfantasi dengan body mbak Dina itu.

Kalo anda-anda semua ingin tahu seperti apa tampangnya mbak dina. Bayangkanlah tampang pembantu pada umumnya. Tambahkan beberapa detil berikut: Rambut panjang, tinggi sekitar 160cm, kulit coklat. wajahnya tidak cantik, tapi enak diliat (gak berantakan)

Mbak dina bekerja cukup baik di rumah kami. Masakannya enak dan pekerjaannya bersih. Kalau ada kesempatan aku sering mencuri pandang ke arah pantatnya yang montok. Dan tidak usah ditanya, berapa kali gue masturbasi sambil membayangkannya. Mbak dina diberi kamar tidur dan kamar mandi sendiri di lantai 2 rumah kami. Memang tidak besar dan pintunya terbuat dari triplek saja.

Saat rumah sepi, dan mbak dina sedang bekerja di bawah, aku sering diam-diam ke atas untuk mencari-cari celana dalamnya. Kalau aku beruntung, aku bisa mendapatkan celana dalamnya yang kotor dan habis dipakai namun belum sempat dicuci, aku memakai celana dalam itu untuk masturbasi. Entah kenapa gue sangat terangsang dengan bau celana dalam kotor punya mbak dina.

Hal itu terus berlangsung selama beberapa bulan. Suatu hari, Mamah gue ngajak Mbak dina pergi ke mall Citraland karena Mamah mau belanja, dan Mbak dina di suruh menenteng belanjaan saat pulangnya. Bokap gue kerja, Adek gue main ke rumah temannya.

Alhasil, saat gue pulang sekolah, gue sendirian di rumah. Langsung aja gue buka koleksi gambar2 bokep gue di komputer. Salah satu gambar itu menunjukkan gambar seorang wanita yang sedang berganti pakaian di ruang ganti dan diambil menggunakan spycam. Gue masturbasi sambil melihat gambar2 itu. Begitu gue klimaks, sebuah ilham muncul di kepala gue.

Gue emang gak punya spycam. Tapi gue punya obeng dan palu. Gue langsung ke atas, menuju kamar mandi Mbak dina. gue senang melihat bahwa pintu kamar mandi itu sudah agak keropos karena terkena air. gue segera bekerja.

Gue mencari Spot yang cocok dan membuat dua lubang kecil di pintu itu. Lubang itu cukup besar untuk gue melihat kedalam, tapi cukup kecil untuk dilihat secara sepintas, karena tersamarkan oleh noda-noda air yang melekat di pintu. posisinya Satu dibawah, satu lagi agak ke atas. Setelah itu gue turun.

Gue tidak bisa langsung menikmati hasil kerjaku. Karena gue harus menunggu rumah kosong dan mbak dina sedang mandi. Kesempatan itu tidak kunjung datang. Kadang, rumah kosong tapi mbak dina sudah selesai mandi.

Suatu hari, saat itu tiba. Kami sekeluarga merencanakan untuk liburan akhir tahun di lembang bersama keluarga besar kami. Gue bersikap biasa saja, namun saat hari keberangkatan, gue mengeluh pusing dan tidak mau ikut.

Tentu aja itu cuma alasan gue. Hampir rencana gue gagal, karena Mamah mengusulkan kalau rencana liburan itu dibatalkan saja, tapi dengan kelihaian omongan gue, mereka(bokap, Mamah, adek) tetap berangkat.

Sebelum cerita ini berlanjut, perlu diingat, rencana gue saat itu hanya untuk mengintip mbak dina, bukan untuk ngentot dengan dia. Saat itu, gue mana berani begituan…

Oke, rencana berjalan mulus, pagi itu mbak dina bekerja seperti biasa. Nyuci,nyapu ngepel. Gue nonton TV sambil sesekali mencuri pandang ke pantatnya. Gue sangat horny dan hampir gak tahan buat masturbasi. Tapi gue bertekat akan masturbasi setelah mengintip Mbak dina.

Akhirnya saat yang ditunggu-tunggu tiba. Setelah selesai bekerja, Mbak dina mandi. Begitu dia naik, gue tunggu agak lama. Kemudian gue pelan-pelan naik. Di lantai 2 ada sebuah lemari berisi buku-buku komik gue. Dan gue akan beralasan sedang mencari komik, jika tiba-tiba dia keluar.

Pelan-pelan gue mendekati pintu kamar mandi. Jebar-jebur air sudah terdengar. gue berjongkok, mengintip melalui lubang yang bawah dan gue terpaku. Karena tepat di mata gue tampak memek mbak dina yang tertutup jembut tebal.

Nafas gue terasa agak tercekat. gue pindah ke lubang atas dan gue lihat nenen-nya yang coklat. Segera gue buka celana dan gue kocok-kocok titit. Sambil berpindah-pindah melihat melalui lubang atas dan lubang bawah. Mbak dina tampak sedang menyabuni memeknya dan kemudian pantatnya. Gak berapa lama gue langsung muncrat. Gue pun segera turun kebawah.

Keluarga gue liburan selama 4 hari 3 malam. Sehingga gue punya kesempatan untuk mengulang perbuatan gue saat Mbak dina Mandi sore. Dan selama dua hari, gue selalu mengintip mbak dina saat sedang mandi sambil masturbasi.

Awalnya aku takut, jika aku sedang mengintip, lalu mbak dina membuka pintu dan aku ketahuan. Namun, kemudian aku berpikir seperti ini : “Mbak dina gak akan mungkin buka pintu kalau lagi mandi, soalnya dia kan telanjang.”

Artinya, selama mbak dina telanjang, gue bebas ngintip tanpa cemas dia buka pintu. Karena kalo dia mau buka pintu pasti dia bakal ambil handuk, dan itu cukup waktu buat gue menyingkir dari pintu.

Pada hari yang ketiga saat mbak dina mandi pagi, gue kembali ke-atas.

Saat gue naik, mbak dina lagi pipis. Gue segera membuka celana siap-siap masturbasi. Karena capek jongkok, gue senderan di tembok di samping pintu kamar mandi. Di tanganku ada celana dalam mbak dina yang masih bersih, baru ku ambil dari lemari bajunya.

gue duduk dan mengocok titit menggunakan celana dalam mbak dina. membayangkan memeknya saat pipis tadi. Saking enaknya, gue gak dengar kalo jeburan air berhenti. Aku terus mengocok. Mengocok,mengocok. Sampaii…”CROOOTTTT..CROTT..CROT..”

Tiba-tiba

“Jetrek! Jeblak!” pintu kamar mandi terbuka.

Mbak dina melangkah keluar tanpa memakai handuk.

Aku kaget. Memandang memeknya. Celana Dalam mbak dina yang basah karena sperma tergeletak di lantai.

Mbak dina juga kaget. Dia terpaku menatapku.

Aku lebih kaget lagi. Aku diam. Muka mbak dina datar. Aku gemetar. Dan mulai menangis.

“Ampun mbak..” jangan bilangin ke mama ya mbak.

Mbak dina tidak menjawab, hanya memandagiku dengan muka datar.

“mbak…aku gak ulangin lagi deh”. aku merengek

“masuk kamu.” kata mbak dina sambil menunjuk kamar mandi.

Aku diam menangis.
“AYOK CEPAT MASUK!!” Mbak dina berteriak.

aku langsung masuk ke kamar mandi.

Mbak dina mengikutiku masuk dan menutup pintu tapi tidak menguncinya.
Aku berdiri menempel tembok dekat dengan kakus

“sudah berapa lama kamu ngintipin mbak?”

“sejak papa, mama ke lembang mbak”

“kamu lihat semuanya?”

“iya mbak”

“jadi kamu lihat memek mbak, pantat mbak, nenen mbak…ckckckck…”

“Awas kamu jangan di situ. Mbak mau boker”

Aku menyingkir ke kanan.

“sekarang kamu jongkok di depan mbak, dan lihat mbak boker. Lihat tai mbak. Awas kalau kamu tutup mata!”

Aku jongkok di depannya. Dia mulai mengeluarkan kotorannya. kira2 10 menit dia boker.

“Sekarang ambil air dan cebokin pantat mbak!”

aku merasa jijik.

“ayo cepat!! atau mbak laporin ke mama??”

Aku segera mengambil air dan membilas pantatnya.

“Udah gini aja deh yog!! Kamu umur berapa sih?”

“15 mbak”

“oke, kita buat kesepakatan aja, kamu nggak akan mbak laporin ke mama kamu, asal kamu mau ngentot sama mbak kapanpun mbak mau.Gimana?”

“tapi aku blm pernah mbak”

“itu gampang. Kamu diem aja. Nih kayak gini.!

Tiba-tiba dia berdiri dan mencocokan titit gue ke dalam memeknya.

“kamu diem aja ya!!” Aku diam menahan nyeri karena itu adalah kali pertamaku.

Kami tidak berubah gaya, dia terus menyodok-nyodokan memeknya ke titit gue. Dan dia meletakkan tangan gue ke pantatnya untuk diremas-remas…hingga memeknya basah oleh spermaku dan lendirnya. Setelah itu dia menyuruhku keluar.

Sejak saat itu, selama 4 tahun dia bekerja di rumah gue, minimal seminggu 3 kali, dia selalu minta di entot.

Cerita 17+ / Cerita 18+ / Cerita ABG / Cerita Dewasa / Cerita Dewasa Hot / Cerita Dewasa SMA / Cerita Ngentot / Kumpulan Cerita Dewasa