Cerita Dewasa Heboh Threesome Pacar & Mantan | Berani Bugil
Agen Capsa
Bandar Q
Breaking News
agen bandarq online

Cerita Dewasa Heboh Threesome Pacar & Mantan

VIMAX Bandar Capsa

Situs yang menyediakan cerita dewasa dan foto hot secara gratis dan selalu update :Cerita Sex | Cerita Dewasa Hot | Cerita Ngentot | Cerita ABG | Cerita Syur Panas | Cerita Seks Dewasa – Heboh Threesome Pacar & Mantan. Cerita ini berawla saat aku mempunyai teman dekat satu teman SMP di kota yang sama beda sekolah, dia bernama Nia orangnya supel enak diajak ngobrol dia memliki wajah baby face, dengan kepala yang diselimuti kerudung Nampak tambah manis, tingginya kira kira 160cm,aku sunguh sangat suka dengannya.

Cerita Dewasa Heboh Threesome Pacar & Mantan
Cerita Dewasa Heboh Threesome Pacar & Mantan

Oya perkenalkan namaku Fajar, saat itu aku dan Nia hanyalah sahabat biasa namun dari sejak SMP sampai sekarang kita SMA aku mempunyai rasa jtuh cinta terhadapnya, dengan rasa keberanianku aku ajak ketemuan Nia ditempat satu Mall ternama di kota ku. Dia pun menyetujui dan sepakat unutk bertemu.

Sengaja kusiapkan sekuntum mawar merah sebagai alat bantu dalam menyatakan cintaku kepadanya. Tapi karena malu untuk menembak dia di keramaian orang. Maka kuajak dia untuk ke bioskop. Biar nembaknya di bioskop aja menurutku. Dia menyetujuinya dan kami pergi ke bioskop yang ada di mall tersebut. Kami memilih sebuah film yang memang saat itu studionya sudah dibuka sehingga kami bisa lansung masuk ke studio tersebut.

Kami menduduki jejeran bangku F, aku tidak menikmati film yang ditayangkan karena aku dari awalnya Cuma berniat nembak dia. Dan aku mengajak dia berbincang

 “, ada yang mau gue omongin ke lu.”

“Apa? Hmm kok serius gitu ngomongnya?” jawab dia sedikit heran dengan gaya omonganku.

“Gini . Sebenernya gue tuh sayang sama lu..’’ belum selesai aku melanjutkan, dia sudah memotong omonganku.

”hmm lu mau nembak gue yaa? Iyaa gue juga sayang lu .. tapi inget kii kita tuh sahabat.

” Aku pun menjawab pernyataannya dengan sedikit murung.

“hmm gitu ya? Ya mungkin lu jadi pacar gue hanya pikiran gue semata dan ga mungkin terwujud’’.

“kata siapa eh? Haha gue tuh Cuma bercana kii tadi. Gue mau kok jadi pacar lu mulai dari sekarang.’’ Dia menjawab lagi dengan sedikit malu.

Mulai detik tersebut kami pun berstatus ‘pacaran’. Setelah berbincang’’ dengannya kami pun melanjutkan menikmati film yang ditayangkan, tentunya dengan gaya orang pacaran.

Pegang tangan, rangkulan. Lalu ku cium tangannya yang kupegang, aku biasa melakukan hal ini kepada pacarku. Mantan’’ku pun pernah kucium tangannya. Tapi respon dari pacarku ini berbeda. Pada awalnya dia tarik tangannya. Katanya sih geli, tapi kok dia tempel lagi tangannya ke bibirku? Malah diteken’’. Alhasil tangannya pun sedikit berwarna merah di bagian yang kuciumi.

Setelah dari tangannya, kucoba untuk mencium mulutnya. Kutengokkan wajahnya ke wajahku. Seketika aku pertemukan bibirku dengannya. Dia tidak merespon negatif. Lalu perlahan kuselipkan lidahku ke dalam mulutnya. Dia pun tidak menolaknya.

Hingga kedua lidah kami saling bertemu dan akhirnya kami French kissing. Saat melakukan kiss tersebut , sempat aku bukakan mataku dan melihat cantik wajahnya. Dan ternyata terlihat dari ekspresinya tersebut bahwa dia menikmati kiss tersebut. Kami ber French kissing cukup lama.

Tiba-tiba kami dikagetkan oleh seseorang gadis. Gadis itu ternyata adalah mantan pacarku. Sebut saja namanya Leny.

Wajahnya juga cantik namun dia tidak menggunakan jilbab saat itu. ‘’Hmm deeeuh si Fajar pacaran enak banget, sorry ganggu ya, nih gue duduk Cuma 3 bangku di samping pacarlu. Gue kira siapa gitu, eh ternyata elu. Hahah yauda gua sapa deh drpd Cuma pura’’ galiat.’’ Ejek dia. “hahah dasar lu na. udah urus itu cowo lu. Gaenak gara’’ gue, dia jadi dicuekin kan sama lu.’’ Jawabku.

Leny pun kembali ke bangkunya, lalu dia sedikit berbincang dengan pacarnya. Ah peduli apa aku dengannya? Toh dia Cuma mantan. Walaupun bagiku dia mantan terbaik, tapi aku kan udah punya pacar. Rada kesel juga sih, lagi enak’’ French kiss eh diberhentiin seseorang. Jadinya sekarang aku dan pacarku hanya bisa menikmati kembali film tersebut walaupun ga ngerti alur ceritanya.

Tiba’’ pacarku berkata, ‘’sayang, coba kamu liat itu mantan kamu sama cowonya. Mereka bukan Cuma ciuman kyk kita tadi yang. Liat tangan cowonya, itu dadanya mantan kamu diremes’’ dari dalem kaosnya gitu.

Tangannya mantan kamu juga nakal, masuk’’ ke celana cowonya. Hmm jangan’’ kamu juga pernah gitu ya sama dia?’’ aku diam sejenak. “hmm itu? Jujur aja yang, aku semaksimalnya dulu sama dia sampai remas’’ dada tapi masih diluar pakaian.’’ Jawabku. ‘’enak ga sih yang? Kalau enak, kamu mau ga gituin aku?’’ jawab dia.

Permintaan dia membuatku kaget, wah pacar aku udah kerangsang ini mah. “hmm mantan aku sih keenakan, tuh liat aja sekarang dia keenakan banget kan. Kamu mau?” dia hanya mengangguk. Lalu aku pun kembali mencium bibirnya. Kami kembali melakukan French kiss namun tanganku mulai meraba-raba dadanya. Kutaksir dadanya berukuran 34 B.

Sepertinya dia sangat menikmatinya. Terasa dari ciumannya yang semakin ganas dan tangannya mulai meraba’’ tubuhku. Tiba’’ dia menuntun tanganku ke dalam pakaiannya. Dia menuntunku untuk meremas’’ dadanya dari dalam pakaiannya.

Terasa sebuah kain masih menutupi payudaranya. Perlahan ku turunkan cup BHnya dan kumulai untuk meremas-remas payudaranya. Terasa ada yang menonjol dari tonjolan itu. Pentilnya. Sesekali kupijit-pijit kecil pentilnya itu. Saat dipijt. Pacarku pun sedikit menggelinjang.

Pacarku mulai kehilangan akal sehatnya. Tangannya sudah mulai meremas’’ adik mungilku dari luar celana jeansku. Lalu dia membuka kancing jeansku dan tangannya menyusup ke dalam celana dalamku.

Sehingga saat itu penisku yang sudah menegang tersebut diraihnya. Dia-pun memijit penisku dan sesekali dikocoknya. Jujur aku merasa keenakan saat itu, tapi aku menutupi rasa tersebut dengan wajahku seolah-olah ga kenapa’’.

Kami menyelesaikan French kiss kami, namun tangan kami masih saling memijat. Dia pun melihat kea rah mantanku. Astaga! Terlihat dia sedang mengulum’’ penis pacarnya. Gelapnya bioskop membuat pemandangan itu menjadi remang-remang.

Tapi ketara jelas dia sedang mengulum penis pacarnya. “yang aku mau gituin kamu juga dong.’’ Jelas dia. Eh buset ini cewe gue udah kesetanan bukan?? Aku awalnya mikir’’ dulu. Tapi tangan ceweku yang nakal. Itu penisku dikeluarin dari celanaku.

 Dia mulai menundukan kepalanya kea rah penisku. Dia ciumi, jilati, dan tak lama kemudian dia kulum penisku. Awalnya pelan’’, lama’’ kencang. Asli saat itu kalau aku mau keluarin peju aku juga bisa. Tp aku tahan aja. Ga enak sama ceweku.

Ga lama, Leny selesai mengulum penis cowonya. Entah apa yang terjadi di sana aku tidak tahu. Tapi ini ceweku masih aja ngulum’’ penisku dengan nikmatnya. Ku bilang ke dia, ‘’yang udahan dong. Itu liat Leny juga udahan. Lagipula kayaknya ini film udah mau beres’’. Dia pun menurut, penisku dilepasnya dan celanaku kembali dibereskan. Lalu kami kembali menikmati film tersebut . dan benar 15 menit setelah itu, film pun selesai.

Kami keluar dari studio. Di luar studio ternyata kami ditunggu oleh Leny dan pacarnya. “heh! Maksud lu apa ngikutin gua tadi di dalem studio? Gua gini, lu ikut gini. Gua gitu, lu ikut gitu.” Leny labrak Nia. “Gue Cuma ga seneng aja sama gaya lu pas tadi lu kagetin gue sama cowo gue!” Nia pun melabrak balik. Tiba’’ Leny berkata kepada pacarnya, “yang, kamu bawa duit berapa?” “sisa 500rb nih. kenapa yang?” Tanya pacarnya. Dengan nada rendah dia berkata “Kita sewa kamar.” “hmm mending di rumah aku aja.” Jawab pacarnya. “aku mau nunjukkin ke jablay itu kalau kita lebih hebat’’ Leny jawab kembali.

Aku kaget bukan main dengar kata’’nya. Ingin ku labrak balik mantanku itu karena telah memanggil pacarku dengan sebutan jablay. Tapi tiba’’ pacarku yang menjawab. “oh lu mau saingan? Oke! Gue ga takut sama lu. Lu tuh yang jablay!” Labrak balik dari pacarku. Aku dan pacarnya Leny pun Cuma bisa kaget aja melihat pacar kita berdua.

Singkat cerita, Kami berempat menyewa sebuah kamar. Kamar tersebut berisi 2 tempat tidur. Sesampai di kamar tersebut, Aku dan pacarnya Leny, sebut sama Varo, didorong oleh pacar masing-masing ke atas tempat tidur. Dan benar, mereka mulai berlomba memuaskan pacarnya.

Nia secara cepat melepas semua pakaianku. Dia mulai menciumi kembali penisku. Dikulumnya penisku dengan penuh nafsu. Penisku yang berukuran 16cm tersebut memang tak bisa dihisapnya secara penuh. Tapi dia punya teknik tersendiri. Dia mengulum biji zakar ku. Lalu menciumi dan menghisapi batang penisku dari pangkal hingga ujungnya. Teknik tersebut dilakukan secara berulang-ulang.

Berbeda dengan Nia, Leny justru lansung ke arah yang lebih ekstrim. Dia memulainya dengan lansung berhubungan kelamin. Posisi yang digunakannya adalah Women on top. Ya wajar secara dalam peraturan pertandingannya, sang pacar tidak boleh beraksi. Hanya diperbolehkan menikmati pelayanan ekstra dari pasangan masing-masing.

Raungan dari pasangan Leny Varo pun terdengar di ruangan tersebut. Sedangkan pasangan Nia dan aku masih senyap. Hanya aku yang sedikit meringis keenakan karena Nia sedang sibuk melayani penisku itu. Tiba Nia melepas penisku dari mulutnya.

Badannya beranjak ke atas tubuhku. Dibuka celana dalamnya. Dengan tetap memakai rok, Penisku diarahkan ke arah vaginanya. Dia menggesek’’an penisku dengan vaginanya. Setelah siap, dia mulai memasukkan penisku ke dalam vaginanya.

Saat kepala penisku masuk seutuhnya ke dalam vagina. Mulai terasa nikmatnya ML. terasa penisku semakin lama semakin menembus lubang vaginanya. Namun tiba-tiba penisku terasa menemui sesuatu. Kupikir itu adalah selaput perawannya.

Ya memang itu sepertinya. Nia pun menyadari penisku menemui selaput daranya. Tapi secara cepat dia menjatuhkan badannya. Sehingga otomatis penisku menembus selaput daranya dengan seketika. Dia berteriak kesakitan. Namun hanya sebentar. Karena di tempat tidur yang lain. Leny tertawa mendengar jeritan Nia.

Nia mulai memompa vaginanya ke atas dan kebawah. Isak tangisnya yang terjadi akibat hilangnya keperawanannya tersebut lama-lama menghilang dan kemudian berubah menjadi desahan nikmat. Nia merasa berat melakukannya dengan busana.

Maka ia lepas semua busana yang ia pakai. Alangkah indah tubuhnya. Kulit putih, wajah cantik baby face. Rambut lurus sebahu, payudara 34B mengantung dengan puting berwarna pink lalu vagina berwarna pink dengan bulu-bulu halus di sekitarnya.

Nia pun kembali memompa vaginanya. Payudaranya bergoncang ke atas dan ke bawah saat ia memomba vaginanya. Wajahnya terlihat sangat menikmati hal tersebut. Tiba-tiba ia mendenguh keras. Terasa ada cairan tersemprot membasahi kemaluanku dan mulai merembes keluar dari vaginanya. Dia telah mengalami orgasme hebat. Bukan hanya sekali. Terasa 2 3 kali derasan air vaginanya membasahi kemaluanku.

Leny tertawa melecehkan Nia, “ hahah jablay murahan emang baru gitu aja udah keluar.’’ Tap tak lama justru pacarnya mencabut penisnya. Saat penisnya tercabut lansung muncrat spermanya membasahi tubuhnya hingga ada yang mengenai wajahnya.

Jujur saja, aku terangsang bukan hanya karena Nia. Tapi karena Leny juga. Tak bisa terlupakan wajahnya saat tersemprot sperma dari pacarnya itu. Ditambah lagi, sperma yang ada di tubuhnya diratakan hingga ke seluruh tubuhnya.

Varo menyerah, dia sudah terlampau capek. Karena dia sudah dilayani oleh Leny sejak di bioskop tadi dengan sangat bergairah. Dia bebaring dan tak lama ia tertidur. “Anjir cowo gua payah ah. Masak tidur sekarang? Gua gimana ini?” Cetus Leny. “Rasakan! Makanya jadi orang jangan sok jago. Eh malah pasangannya yang KO duluan.” Ledek Nia.

Leny tidak terima perkataan dari Nia tersebut. Ia menghampiri Nia dan menamparnya. Aku kaget segera beranjak dan menampar balik Leny. “dari awal gue ga suka perilaku lu ke cewe gue na. gue tau lu lebih berpengalaman. Sedangkan cewe gue tuh baru sekarang kayak gini. “ lalu aku bicara ke Nia “Kamu juga yang. Ga usah lah make berantem kyk gini, kita damai-damai aja.” “aah udah ah mending tidur aja dari pada pusing.” Dengan kesal kututup mataku.

Sekitar 5 menit berlalu. Tiba-tiba bibirku disambar bibir lain. Kupikir itu Nia, jadi kuterima ciuman itu. Tapi ketika kubuka mataku, yang menciumku bukanlah Nia melainkan Leny. Nia hanya bisa kaget di sebelahku melihatku dengan Leny berciuman.

Kulepas ciuman dari Leny segera ku minta maaf kepada Nia. “yang maaf. Aku kira yang cium aku tadi itu kamu.’’ Dia tidak menjawab dengan kata-kata. dia meraih wajahku dan menciumi bibirku. Sesaat dia melepas ciumannya dan berkata,’’gapapa yang. mungkin dia masih sayang sama kamu jadi dia gitu.’’ Kami pun berciuman mesra.

‘’Ki, gue emg masih sayang sama lu. Gue masih mengharapkan lu. Tapi tadi gua seketika sakit hati pas liat lu French kiss sama dia. Makanya gua kagetin kalian.” kata Leny tiba’’. Aku kaget mendengarnya. Kuhentikan aktifitas lidahku, kubiarkan Nia yang menggerayangi lidahku sendirian. Aku benar-benar tercengang. Tiba-tiba Nia berkata, “yauda na, lu ga ada temen main kan? Sini aja.

Sekali ini aja gapapa main sama cowo gua.” “Kamu yakin yang? gapapa nih?” Tanyaku kepada pacarku. Ia menjawab dengan senyuman manisnya sambil menangguk. Lalu wajahnya berpindah ke arah penisku. Ia mulai mengulumnya kembali.

Mendengar pernyataan dari Nia, Leny merasa bebannya telah hilang sebagian. Ia mulai mendekatkan diri kepadaku. “Mungkin ini hari terbaik dalam hidup gua ki” ia mulai menciumi bibirku lagi. Awalnya aku hanya diam tidak merespon. Namun setelah beberapa saat, aku mulai menerima ciumannya. Nia pun tidak komentar saat melihat kejadian ini.

Setelah beberapa saat, Nia berkata kepada Leny. “Na, giliran gua dong” Leny mengerti dan melepas bibirnya dariku. Lalu Nia meniduriku, dan vaginanya dihadapkan dengan mulutku. Dia menyuruhku untuk menjilatnya.

Ku jilat-jilat vaginanya hingga dalam. Nia hanya bisa terengah-engah keenakan. Di saat yang sama Leny mulai mengulum penisku. Kulumannya sangat hebat menarik narik kemaluanku. Dia menjilati seluruh bagian penisku. Mengulum biji zakarku. dan menikmati bulu-bulu kemaluanku.

Setelah sekitar 15 menit, Leny melepas penisku dari mulutnya. Lalu dia beranjak dan memasukkan penisku ke vaginanya. Dia menggenjotnya dengan nafsu yang tinggi. Tak lama,’’Ahhhh kiiii guee keluaaar nihhh..” dia mengalami orgasmenya.

Setelah itu dia hanya bisa terengah-engah capai. Dia melepas penisku dan pindah ke tempat tidurnya kembali. “Thanks ya ki, walaupun gini juga gua nikmatin banget. Jujur selama sama cowo gua, ga pernah gua bergairah kayak gini.’’ Tak lama pun ia tertidur.

Nia yang vaginanya masih dalam posisi dijilati olehku sekarang mulai tak karuan aksinya. Dan benar. Tak lama setelah itu ia merasakan orgasmenya yang ke 2 kali untuk hari ini. Dia beristirahat sebentar menenangkan dirinya.

Lalu dia berbaring di sebelahku dan berkata . “yang giliran kamu yang beraksi. Aku nikmatin aja” aku pun beranjak dan mulai mengarahkan kemaluanku ke vaginanya. Dan perlahan kumasukkan kemaluanku ke dalam vaginanya. Bless… masuk sebagian penisku, kumulai untuk menggenjotnya. Dia hanya bisa merintih.. “ahhh sayaaangg enaaak aahhhhh.”

Sekitar 15 menit ku menyetubuhinya seperti itu. Lalu ku minta dia untuk berbalik badan. Aku akan menyetubuhinya dengan doggy style. Mulai kugenjot lagi tubuh pacarku itu. Sekarang aku pun ikut merintih keenakan menyetubuhinya.

Di ronde tersebut dia merasakan beberapa kali orgasme lagi. Namun tiba-tiba kemaluanku berdenyut siap mengeluarkan cairannya. “ssh Yaangh aku mmmau keluar hh , keluarin dimmana nih ssh ?’’ “hhh hmmph dhii dalamm phhh ajja yangg sshh.

Akku llaghii nggha massa shubbur ..hhh.” CROT CROT.. berkali kali penisku menyemprotkan spermanya ke dalam vagina pacarku itu. Lalu ku keluarkan penisku dari vaginanya. Pacarku kembali mengulum penisku untuk merasakan sisa-sisa spermaku yang ada di penisku. Setelah itu kami hanya berbaring lemas dan tertidur.

Ku terbangun dan melihat ke HPku. Ku lihat waktu menunjukkan pukul 7 malam. Sudah saatnya kita semua pulang ke rumah. Ku bangunkan Varo,Leny dan Nia. ku suruh bergegas pulang. Namun Leny dan Varo tidak ingin pulang cepat. Sepertinya mereka masih ingin bermain beberapa ronde lagi. Aku dan Nia pun mandi bersama membersihkan tubuh kami. Saat mandi kami pun sempat melakukan aktivitas seks lagi walaupun tidak maksimal.

Kami pun berpamitan dengan Varo dan Leny. Dan kami pun pulang. Kuantar Nia ke rumahnya dengan motorku. Lalu aku pun pulang ke rumahku. Sungguh hari yang luar biasa.

10 Tahun kemudian

Saat ini aku sudah berkeluarga namun belum dianugerahi anak. Wajar karena aku dan isteriku baru menikah bulan lalu. Dan tentu saja isteriku adalah Nia. Kami bertekad akan menjadi keluarga yang harmonis. Aku sebagai kepala keluarga sewajibnya mencari nafkah, dan isteriku menjaga rumah.

Suatu hari, aku pulang kerja jam 6 sore. Saat ku sampai di rumah, aku disambut oleh isteriku dengan ciuman hangat di bibirku. Dan setelah itu isteriku memberitahu bahwa aku kedatangan seorang tamu istimewa. Dan ternyata tamu tersebut adalah Leny. Isteriku bertanya kepadaku dengan manja. “Bolehkah kita melakukan hal tersebut bersamanya seperti waktu itu?”
Cerita 17+ / Cerita 18+ / Cerita ABG / Cerita Dewasa / Cerita Dewasa Hot / Cerita Dewasa SMA / Cerita Ngentot / Kumpulan Cerita Dewasa